Curahan Hati Tom Yeo

Pa, tolong jawab teleponku. - Tom
Pa, apa kau ada waktu tanggal 31 Agustus? -Jerry
Laptop ayahku rusak semalam.
Dia meninggalkannya di rumah pagi ini.
Aku coba mengotak-atiknya
dengan harapan bisa memperbaikinya,
jadi aku bisa membantu pekerjaan ayah.
Tapi saat kukirimkan padanya,
dia tidak berterima kasih
Dia memarahiku.
Aku bingung,
aku harus bagaimana supaya dia senang?
Hari ini Pak Fu bilang dia kecewa padaku.
Aku dapat nilai 38 untuk ulanganku.
Dia bertanya apa aku masih bisa diharapkan?

Ibuku? Dia selalu menekanku.
Semua yang kulakukan
tidak pernah cukup baik baginya.
Waktu aku masih SMP,
aku salah naik bus dan tersesat.
Aku ketakutan.
Aku menelepon ayah dari telepon umum.
Dia bilang dia terlalu sibuk untuk bicara.
Aku takut sekali karena tersesat.
Aku sampai ke rumah sudah larut malam.
Ibu memukulnya tanpa bertanya lebih dulu sama sekali.
Perlahan-lahan, aku menyadari kalau rumahku
cuma tempatku untuk tidur.
Keluarga ini kelihatannya punya segalanya.
Tapi sebenarnya aku merasa kosong.
Aku tidak punya harapan.
Dan tidak berguna.
Tom Yeo sudah mati hari ini!


Komentar